""Biarlah hati temukan kata-kata, biarlah kata-kata membentuk sajak ataukah prosa, dan biarkan makna mengalir seiring detik kehidupan""

Sabtu, 23 November 2013

Dekap Sajak pada Indah Bibirmu

Mekar rembulan perlahan pada langit
mengembang mengurai sibak mendung
lukiskan tatapanmu siang itu
hening menyentuh dasar hati
merangkak pada beranda senja

begitu dekat......
isyarat matamu jatuhkan aku pada
kata yang tak terucap
dekap sajak pada indah bibirmu

berhimpitan frasa ingin mengubah makna
sebab langit kuasa tampung tatapanmu dan tatapanku
menetes perlahan rasa tautkan rindu
malam pun enggan beringsut
agar sajakku melangit meruang pada hatimu

Sabtu, 09 November 2013

Kunikahi Kata

Aku sunting lalu kunikahi kata
kujaga dan kusanjung
hingga lahirkan cerita dari rahimmu

kan kubesarkan dengan buai rindu
kudendangkan
kuninabobokkan

aku ingin kau tahu
berlembar kenangan
setapak jalan berliku berlalu

bagai catatan sejarah entah benar
atau hanya cerita untuk anak cucu
catatlah kita pernah bersenggama rasa
lewat frasa, bahkan desah angin pun
enggan berpaling dalam pelukan alur panjang
di sana masih ada namaku untuk kau ingat
sebelum menyerah pada senja memerah

Jumat, 08 November 2013

Luka pada Sepenggal sajak

Sepi ini membentang kosong
terlalu lelah menyadarkan keinginan atasmu
berslide layar tlah penuh peluh kata untukmu
berlembar angan tertuang puisi untukmu

Aku mencari bayang sendiri dalam tatapanmu
tak kutemukan lagi, ah mungkin ....
berslide sampah beratus sajak tlah kau delete 

aku masih saja pandang ruang tak berujung ini
kurangkai kembali kata, frase, tuk hadirkan aroma wangimu
kau serasa bersemayam, tekan tuts dan bisikkan diksi
kita larut dalam sepenggal sajak
ya...
sepi adalah sajak tentang luka
luka pada sepenggal sajak
meruang hingga tertunduk pada sebuah nama
sajak masa lalu

Pada Langit Jakarta Aku menatap

Langit hempaskan ilusi bersandar pada pundak waktu berbicara pada bayang berserak di luar jendala aku yang hanya kecil terpana pada senj...