""Biarlah hati temukan kata-kata, biarlah kata-kata membentuk sajak ataukah prosa, dan biarkan makna mengalir seiring detik kehidupan""

Senin, 23 Februari 2015

Duka abadi

Kau sudah simak guratan lara dahiku
torehan kata serupa aksara dieja tanpa makna
tersusun dalam pelukan mendung
pada jejak terjal tersusun rindu usang

kini mendekam merindukan bulan
selaksa bening menitis pada kibasan waktu
berselendang duka berlalu tinggalkan tawa sinismu


Pada Langit Jakarta Aku menatap

Langit hempaskan ilusi bersandar pada pundak waktu berbicara pada bayang berserak di luar jendala aku yang hanya kecil terpana pada senj...