""Biarlah hati temukan kata-kata, biarlah kata-kata membentuk sajak ataukah prosa, dan biarkan makna mengalir seiring detik kehidupan""

Senin, 28 September 2009

Senyum Karang di Fajar Hari itu

Bulan sepotong menggantung di ujung langit
seiring takbir subuh seberkas cahaya bersinar
walau kecil tersudut di langit timur laut
pesisir pun purba dalam kedukaan

riak berdebur tak mampu usik camar
riak berdebur tak mampu bangunkan biduk tertidur
kerinduan tlah beku dalam buai angin pesisir
kerinduan pesisir pada angin gunung hanya menjadi sajak

semburat merah pun tertoreh di ufuk timur
angin perlahan berbisik
"Pagi ini matahari dan bulan pada langit yang sama"
hanya senyum yang tersunggih
entah apa makna senyum yang tiba-tiba merekah
pada karang yang bertapa dalam diam

Rabu, 23 September 2009

Membiru Senja di Pesisir

Tertatih kepiting laut merayap pelan
Kerang pun terseok merayap pelan
Bangau yang entah mengapa singgah di pesisir
hanya bisa menatap keduanya menghilang di bawah karang
tersiram riak riak dan busa membuih

sebentar kepiting mengintip
sbentar kemudian kepiting pun sembunyi
berlari dari tamparan puing2 kayu dan botol plastik
berserakan diantara riak membuatnya tak nyaman

Terlempar kerang kecil terdesak botol plastik
kembali bangun dan terseok tuk segera sembunyi
Bangau hanya kembali menatap tanpa bergerak

Jala dan kail bersandar di biduk yang membisu
angin pun tak mampu tenangkan gelisahku
entah mengapa birunya laut menjadi misteri hari ini
kepiting, kerang, bangau temani aku yang
entah mengapa hanya membiru dalam senja di pesisir

Selasa, 22 September 2009

Maafin Aku ya

Mawar berseri dipagi Hari
Pancaran putihnya menyapa nurani
Sms dikirim pengganti diri
SELAMAT IDUL FITRI
MOHON MAAF LAHIR BATHIN

Sebelum Ramadhan pergi
Sebelum Idul fitri datang
Sebelum operator sibuk
Sebelum sms pending mulu
Sebelum pulsa habis
Dari hati ngucapin MINAL AIDZIN WAL FAIDZIN
MOHON MAAF LAHIR DAN BATIN

Jika HATI sejernih AIR, jangan biarkan IA keruh,
Jika HATI seputih AWAN, jangan biarkan dia mendung,
Jika HATI seindah BULAN, hiasi IA dengan IMAN.
Mohon Maaf lahir Dan batin

Menyambung kasih, merajut cinta, beralas ikhlas, beratap DOA.
Semasa hidup bersimbah khilaf & dosa, berharap dibasuh maaf.
Selamat Idul Fitri

Melati semerbak harum mewangi,
Sebagai penghias di Hari fitri,
SMS ini hadir pengganti diri,
Ulurkan tangan silaturahmi.
Selamat Idul Fitri

Sebelas bulan Kita kejar dunia,
Kita umbar napsu angkara.
Sebulan penuh Kita gelar puasa,
Kita bakar segala dosa.
Sebelas bulan Kita sebar dengki Dan prasangka,
Sebulan penuh Kita tebar kasih sayang sesama.
Dua belas bulan Kita berinteraksi penuh salah Dan khilaf,
Di Hari suci nan fitri ini, Kita cuci hati, Kita buka pintu maaf.
Selamat Idul Fitri, mohon maaf lahir Dan batin

Andai jemari tak sempat berjabat.
Jika raga tak bisa bersua.
Bila Ada kata membekas luka.
Semoga pintu maaf masih terbuka.
Selamat Idul Fitri

Faith makes all things possible.
Hope makes all things work.
Love makes all things beautiful.
May you have all of the three.
Happy Iedul Fitri.”

Walopun operator sibuk n’ sms pending terus,
Kami sekeluarga tetap kekeuh mengucapkan
Selamat Idul Fitri, mohon maaf lahir Dan batin

Bila kata merangkai dusta..
Bila langkah membekas lara…
Bila hati penuh prasangka…
Dan bila Ada langkah yang menoreh luka.
Mohon bukakan pintu maaf…
Selamat Idul Fitri Mohon Maaf Lahir Batin

Fitrah sejati adalah meng-Akbarkan Allah..
Dan Syariat-Nya di alam jiwa..
Di dunia nyata, dalam segala gerak..
Di sepanjang nafas Dan langkah..
Semoga seperti itulah diri Kita di Hari kemenangan ini..
Selamat Idul Fitri Mohon Maaf Lahir Batin

Waktu mengalir bagaikan air
Ramadhan suci akan berakhir
Tuk salah yg pernah Ada
Tuk khilaf yg sempat terucap
Pintu maaf selalu kuharap
Met Idul Fitri

Walaupun Hati gak sebening XL Dan secerah MENTARI.
Banyak khilaf yang buat FREN kecewa,
Kuminta SIMPATI-mu untuk BEBAS kan dari ROAMING dosa
Dan Kita semua hanya bisa mengangkat JEMPOL kepadaNya
Yang selalu membuat Kita HOKI dalam mencari kartu AS
Selama Kita hidup karena Kita harus FLEXIbel
Untuk menerima semua pemberianNYA Dan menjalani
MATRIX kehidupan ini…Dan semoga amal Kita tidak ESIA-ESIA…
Mohon Maaf Lahir Bathin.

Satukan tangan,satukan hati
Itulah indahnya silaturahmi
Di Hari kemenangan Kita padukan
Keikhlasan untuk saling memaafkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri
Mohon Maaf Lahir Batin

MTV bilang kalo MO minta maap g ush nunggu lebaran
Org bijak blg kerennya kalo mnt maap duluan
Ust. Jefri blg org cakep mnt maap gk prl disuruh
Kyai blg org jujur Ga perlu malu utk minta maap
Jd krn Mrs anak nongkrong yg jujur, keren cakep Dan baek
Ya gw ngucapin minal aidzin wal faizin , mohon maaf lahir Dan batin ..

Senin, 14 September 2009

Dalam Diam Aku

Dari manakah harus ku mulai
Ketika kata-kata yang kurangkai
Hanya kata-kata tanpa makna
bagaimana harus kutuangkan sosokmu sajakku
Karena tiap kali kulukis parasmu yang jelita
Otakku beku seketika

beratus sajak bisa kutulis
Seribu kata bisa kutata
Tetapi bukanlah dirimu
Karena keanggunanmu
Bukanlah potongan kata
Yang bisa kurangkai menjadi sajak

Maka biarlah kumaknai kecantikanmu
tanpa kata-kata...
Dan biarlah kupuji keanggunanmu
dengan kebisuan ini...
Karena dalam diam
aku bisa menyatu denganmu

Kerinduanku adalah Kerinduan Pada Biduk yang Tertidur

Aku tidak peduli seberapa sering musim bergulir,
perasaan tidak akan layu, mekar seperti bunga
Memikirkan bayangmu adalah kerinduan pesisir pada biduk yang tertidur

Kata-kata yang kita tulis adalah sajak yang mengiba
aku hanya ingin memeluk bayangmu,
sehingga aku tidak kehilangan sudut kornea matamu
bahkan pada malam ketika tidak bisa melihat kerlipan bulan
saat angin pesisir buai pasir yang tetap membisu

Aku akan mendekapmu seperti sinar matahari yang menembus dedaunan
Jika ini hanyalah mimpi, maka biarlah menjadi mimpi.
Aku akan berhadapan dengan cerahnya rasa pada hari esok

Sabtu, 12 September 2009

Cinta Ini...Keyakinan Ini....

Malam-malam bagimu tak pernah tua
Sepi-sepi bagimu tak pernah kehilangan maknanya
Pertanyaan terjebak dalam jawaban tak terberi
Dalam buaian takut masih saja engkau tak henti mencari

Bacalah..Bacalah, duhai kekasih hati
Yakinlah dalam segala gundah dan letihnya langkah kaki

Yakinlah Pada-Nya, pemberi nafas dan pengisi nurani..
Sabarlah dalam diammu
Tegarlah dalam senyummu

Wahai kekasih hati,
Sesungguhnya janji-Nya adalah pasti..

Duhai pemilik segala sucinya jiwa
Kau senandungkan dendang munajat cinta
Menyentuh hati-hati manusia
Hingga hidup tak lagi sisakan hampa

Cinta ini, keyakinan ini..
Biarkan mengisi botol-botol anggur hingga suci..
Biarkan merasuk dalam jiwa-jiwa pendengki..
Cinta ini, menyelamatkan manusia di hari akhir ..

Aku pinjam catatan "Kang Ewa"

Senin, 07 September 2009

Purnama Tak Sempurna

Di pesisir malam ini bulan tlah separoh
purnama berlalu tanpa kesempurnaan
tertiup waktu menyublim diangin beku
berarak awan meratap
berpegang pada satu wajah
enggan beranjak menyergap pekat
dipesisir biduk mendengkur meratap kerinduan

Terpekur
Di hamparan pasir memanja jiwa
sebuah hakikat
tentang cerita kupu-kupu pada kabut
atau cerita camar pada kepiting yang tertatih

setiap detik jiwa tlah tertata
dalam kebahagiaan semu
saat fajar menjemput
di batas hakiki kebersamaan

Minggu, 06 September 2009

Open Source (antara keharusan dan dilema pengajaran)

Walaupun terlambat akhirnya saya bergabung juga dengan peserta pesantren Sabily. Sebuah pertemuan para guru TIK dan non TIK serta penggiat dunia maya. Bapak Onno w Purbo sebagai salah satu penulis dan pelopor Open source memperkenalkan U Buntu Sabily sebagai produk nasional diharapkan mampu menjadi bukti bahwa cinta Indonesia adalah dengan menggunakan shoftwere nasional. Indonesia sebagai negara berkembang dengan julukan "miskin" ternyata memberikan pemasukan devisa bagi Amerika sebagai penguasa pertama dunia maya melalui productnya windows setiap bulanya.
Open source telah lama sebenarnya diperkenalkan kepada masyarakat tetapi sekali lagi ke-familiar-an windows kembali menjadi kendala. Sekilas peserta yang hadir hampir semua sepakat sudah saatnya kita menjadi negara "Miskin" yang bermartabat.
Bapak Oetomo sebagai Kabid Dikmen dikpora kab. Kendal bahkan telah menyatakan bahwa beliau telah bermigrasi ke Linux (Open Source Sabily) memang perlu waktu untuk memasyarakatkan ini. Peserta lain bahkan juga sangat mengharapkan adanya gebrakan di kabupaten kendal sebagai kota yang berani melakukan migrasi dari windows ke Linux. Guru sebagai salah satu orang pertama yang menularkan segala ilmunya kepada siswa diharapkan menyebarkan kepada puluhan bahkan ratusan siswa. Seandainya ini bisa dilakukan maka kota Kendal akan menjadi kota pertama yang mungkin menjadi icon open source.
Di tengah harapan tersebut ternyata masih muncul dilema, salah satu product windows yaitu powerpoint sebagai media utama presentasi selain flash justru baru saja diperkenalkan dan menjadi media pembelajaran. apalagi bagi mereka yang baru mengenal power point tentunya akan sangat bersemangat belajar.Apakah jadinya bila tiba-tiba dilakukan perubahan secara radikal. Memang sangat ironis apabila beberapa pihak telah melakukan open source tetapi penggunaan softwere windows masih memasyarakat juga.
Kiranya butuh waktu dan keberanian pemangku kebijakan untuk menerapkan hal ini. selain itu juga kelengkapan softwerenya sendiri diharapkan selengkap windows karena apabila tidak lebih baik dari windows bukan tidak mungkin masyarakat akan kembali migrasi ke windows.Mengapa saya mengatakan demikian, karena masyarakat telah dimanjakan dengan fasilitas windows. Kedua keberanian mengubah kurikulum pembelajaran TIK SMP ataupun SMA dari Windows ke Linux. Untuk sebuah perubahan memang perlu korban. Tetapi meminimalkan akibat yang muncul dari sebuah perubahan itu juga perlu dipikirkan.
Kiranya butuh pemikiran yang bijak dan waktu yang tepat guna melakukan open source secara "berjamaah" di Kabupaten Kendal ini. Lepas dari itu semua semoga apa yang telah ada dan yang akan ada dapat digunakan sebagai media pembelajarn yang dapat meningkatkan kualitas siswa.

sebuah catatan dari temu blogger kab.Kendal
weleri 2009

Jumat, 04 September 2009

Terkapar Aku

Terkapar aku dalam buaian kata

yang tak pernah bisa aku maknai......

kadang membuatku pusiing,

kadang membuatku tersenyum

kadang pula membuatku melamun....

tapi sampai kapan kan terbelenggu kepalsuan yang melayang.....

Selasa, 01 September 2009

Buai Pesisir Awal September

saat ini aku adalah sajak tak bermakna
terdiam di hadapmu menjelang purnama
menanti seuntai kata manis dari sudut hatimu
agar kau tahan aku agar tak menjauh

saat ini aku adalah biduk yang mematung bisu
membeku di sudut korneamu
menanti sejengkal lengan dan angin gunung
yang menarikku ke pelukmu

saat ini aku adalah pesisir yang terluka
membeku di balik hatimu yang memerah
berharap sedikit kasih kau sisakan


saat ini aku adalah tatap yang meratap
lekat ke arahmu bersama angin pesisir
mengharap sepucuk pesan terkirim
kepada angin gunung

namun kini
ketika akalku kembali sapa kau
kau lah jejak yang tertinggal dan membekas di pesisir
tak mampu kuhapus tiap jengkal ingatan tentangmu
entah berapa juta kerinduan yang masih terus tersedia

aku hanya mampu diam
tersudut di ujung pikiranmu, terpenjara di korneamu
terkungkung dalam buai pesisir awal september

Meruang dalam Dingin Juanda

Hembus mengalun petikan, alunkan syair alirkan makna Hening ruang tunggu terbius merdu nyanyianmu Bukan sosokmu yang membiusku Makna ...