""Biarlah hati temukan kata-kata, biarlah kata-kata membentuk sajak ataukah prosa, dan biarkan makna mengalir seiring detik kehidupan""

Kamis, 11 Juli 2013

Semangkuk Puisi Kuhidangkan Untukmu

senja beringsut sambut bedug puasa kedua
tanpa senyum perpisahan matahari pada lembayung merah
tertawan sebuah hati pada kabut gerimis

semilir mengecup hening
lunglai pada kain putih gugur di ujung senja
sunyi menetes pada rintik

tersibak senyummu
merekah antara remah jendela mengintip
bagai bara kata masih sinarkan asa

sementara semangkuk puisi kuhidangkan
untukmu yang di sana
antara senja mendung dan gerimis
di yogyakarta merindumu

Tidak ada komentar:

Pada Langit Jakarta Aku menatap

Langit hempaskan ilusi bersandar pada pundak waktu berbicara pada bayang berserak di luar jendala aku yang hanya kecil terpana pada senj...