""Biarlah hati temukan kata-kata, biarlah kata-kata membentuk sajak ataukah prosa, dan biarkan makna mengalir seiring detik kehidupan""

Minggu, 20 Oktober 2013

Biarkan Waktu kan Jawab

Kau t'lah beri tanda akhiri semua diskusi ini
pesisir gigil terhempas badai gunung
seperti kepiting tersapu ombak
seperti kupu-kupu putih diterbangkan angin

tak ada yang perlu ditinggalkan
juga serpih-serpih kayu yang terdampar

biarkan waktu kan jawab
detak detik akankah kembali
tuk kita menulis sajak dan maknai bersama
ataukah sajak ini kembali menepi
muram bagai rembulan pucat bertirai mendung

Tidak ada komentar:

Pada Langit Jakarta Aku menatap

Langit hempaskan ilusi bersandar pada pundak waktu berbicara pada bayang berserak di luar jendala aku yang hanya kecil terpana pada senj...