""Biarlah hati temukan kata-kata, biarlah kata-kata membentuk sajak ataukah prosa, dan biarkan makna mengalir seiring detik kehidupan""

Selasa, 25 Mei 2010

Bayang Senja di Pelupuk Mata

Senja gerimis menetes satu-satu
dalam kabut menatap gelap
merayap perlahan di aspal jalanan
tertatih jalin kerinduan dalam angan

mendung sore itu membalut hati
hangatkan suasana jiwa dalam dingin
udara senja dalam pandangan jati kering
kokoh menantang cakrawala

kau yang tersipu
kau yang tersenyum
kau yang tiba-tiba membangunkanku

kembali menerawang
peristiwa lalu tlah kembali
hangatkan jiwa yang meranggas

purnama seakan hadir
dalam senja yang merindu

1 komentar:

zakia ranaa mengatakan...

nice poem

Pada Langit Jakarta Aku menatap

Langit hempaskan ilusi bersandar pada pundak waktu berbicara pada bayang berserak di luar jendala aku yang hanya kecil terpana pada senj...