""Biarlah hati temukan kata-kata, biarlah kata-kata membentuk sajak ataukah prosa, dan biarkan makna mengalir seiring detik kehidupan""

Senin, 11 Oktober 2010

Di Bulan Sabit Malam Ini

semalam bulan tersenyum di langit barat daya
mengembang di antara kerlip kunang-kunang cakrawala
debur riak masih saja basahi pasir yang bisa dipeluk malam

dingin dan sepi sesunyi purba
di pesisir ini
biduk masih saja tergolek
sesuci bayi tujuh bulan tatap semesta

di bulan sabit malam ini
aku lihat senyum dan bola matamu
siratkan makna peluk kerinduan

Tidak ada komentar:

Pada Langit Jakarta Aku menatap

Langit hempaskan ilusi bersandar pada pundak waktu berbicara pada bayang berserak di luar jendala aku yang hanya kecil terpana pada senj...