""Biarlah hati temukan kata-kata, biarlah kata-kata membentuk sajak ataukah prosa, dan biarkan makna mengalir seiring detik kehidupan""

Rabu, 06 Oktober 2010

Seperti Malam Kemarin

Seperti malam kemarin
masih saja berderet di dinding kamar ini
detak nyaring kerinduan
satu persatu bayang terserak
menyatu dan wajahmu menyeruak sapaku

tertatih hening menyapa purba
bagai deretan rindu yang tercipta tiap waktu
mimpi dan ilusi pun menghias kamar ini

lamunan panjang terbangun pada lembar tanda tanya,
tak ingin bertanya apakah yang berkecamuk ini
hingga fajar pun merayap susuri kelam tinggalkan purba

diam membisu tak pernah bergerak,
kembali kerinduan peluk sepi di ujung malam ini.
Hening dan kembali hening seperti malam lalu,
tak harus terhentak namun hempaskan rasa
di Grand Jambi ini aku merindumu

Tidak ada komentar:

Meruang dalam Dingin Juanda

Hembus mengalun petikan, alunkan syair alirkan makna Hening ruang tunggu terbius merdu nyanyianmu Bukan sosokmu yang membiusku Makna ...