""Biarlah hati temukan kata-kata, biarlah kata-kata membentuk sajak ataukah prosa, dan biarkan makna mengalir seiring detik kehidupan""

Jumat, 04 Maret 2011

Bayangmu dalam Sayap Kupu-kupu

sayap kupu-kupu itu semakin letih
mengepak satu-satu tertatih dihempas angin
hinggap di dahan kerinduan
reranting rapuh perlahan tertunduk
dalam rebahan kupu-kupu

sejengkal hati menitis perlahan dalam buai rindu
mengalir tanpa batas dari pucuk-pucuk mendung
kabut biru mengambang dalam buai mentari
pucat merona rengkuh bayangmu

menyibak tirai kerinduan
dalam sayap kupu-kupu

1 komentar:

nur mengatakan...
Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.

Pada Langit Jakarta Aku menatap

Langit hempaskan ilusi bersandar pada pundak waktu berbicara pada bayang berserak di luar jendala aku yang hanya kecil terpana pada senj...