""Biarlah hati temukan kata-kata, biarlah kata-kata membentuk sajak ataukah prosa, dan biarkan makna mengalir seiring detik kehidupan""

Sabtu, 17 Oktober 2015

Malam kemarau

Debu tingkahi senja
Sayatkan kembali luka pada kemarau
Rintik tak jua sapa dinginkan hati
Sisa purnama membuncah
Menjemput malam pada peraduan semu

Tidak ada komentar:

Pada Langit Jakarta Aku menatap

Langit hempaskan ilusi bersandar pada pundak waktu berbicara pada bayang berserak di luar jendala aku yang hanya kecil terpana pada senj...