""Biarlah hati temukan kata-kata, biarlah kata-kata membentuk sajak ataukah prosa, dan biarkan makna mengalir seiring detik kehidupan""

Minggu, 07 Februari 2010

Terpekur dalam Gundah di Pesisir

Gerimis satu satu usik kesendirianku, sketsa peristiwa perlahan
Menelusup dan membayang diantara biduk bisu

Rembulan bergumul dengan selimut mendung
saat aku terpekur dalam gundah di pesisir

Ranting bakau bergesekan tertiup angin pesisir
korneaku berpendar dalam gelap mencari bayangmu
pada dahan lembut kugantung asa pada gerimis
Menatap jiwa tertelan waktu dan jarak

Denting air berkecepak seiring detik jam ditanganku tak berhenti.....
Gemanya menggetarkan hingga terajut kerinduan
Termangu menatap bayangmu dalam korneaku

Lagu rindu berdesau dalam kerinduan tak berujung
iramanya lembut menari dalam jiwa
kutatap langit yang masih menetes satu satu tuk mencari jejakmu
perlahan menghilang dalam kabut selaput korneaku





1 komentar:

MUBAROK mengatakan...

Keren bang smangat!!!

Meruang dalam Dingin Juanda

Hembus mengalun petikan, alunkan syair alirkan makna Hening ruang tunggu terbius merdu nyanyianmu Bukan sosokmu yang membiusku Makna ...