""Biarlah hati temukan kata-kata, biarlah kata-kata membentuk sajak ataukah prosa, dan biarkan makna mengalir seiring detik kehidupan""

Sabtu, 07 Agustus 2010

Kemarau pun Membasah tiap Waktu

kemarau tak lagi gersangkan pekarangan
kering yang dulu terjadi
kini selalu basah dengan rintik satu-satu

seperti indah senyummu
seperti indah kerling matamu
seperti damai di sisimu
kemarau pun membasah tiap waktu

Tidak ada komentar:

Pada Langit Jakarta Aku menatap

Langit hempaskan ilusi bersandar pada pundak waktu berbicara pada bayang berserak di luar jendala aku yang hanya kecil terpana pada senj...