""Biarlah hati temukan kata-kata, biarlah kata-kata membentuk sajak ataukah prosa, dan biarkan makna mengalir seiring detik kehidupan""

Sabtu, 08 Januari 2011

Dalam Diam Aku Merindumu

duduk di meja penuh tumpukkan buku
membisu dalam kebekuan rasa

yam cha, laila majnun, godlob,
anak bajang menggiring angin,
pada lingkar puting susumu,
pengakuan pariyem, tarian bumi,
ronggeng dukuh paruk......
menatapku diam

maafkan aku bila tak lagi buka
bukan aku benci
bukan aku tak peduli

tataran kehidupan berlalu
bagai karya sastra terdahulu
kehidupan kan selalu berimbang
antara masa lalu dan sekarang

dalam beku aku masih terpaku
tatap buku-buku membisu
dalam diam aku merindumu

Tidak ada komentar:

Pada Langit Jakarta Aku menatap

Langit hempaskan ilusi bersandar pada pundak waktu berbicara pada bayang berserak di luar jendala aku yang hanya kecil terpana pada senj...