""Biarlah hati temukan kata-kata, biarlah kata-kata membentuk sajak ataukah prosa, dan biarkan makna mengalir seiring detik kehidupan""

Jumat, 14 Januari 2011

duka malam duka hati

Mendung masih menggelayut hingga pekat ini,
Menusuk malam hingga ke ulu hati.
Perih yang menyeruak,
bagai nisan di pekuburan hati, koyak asa yang berdenting,
Hingga luluh lantakkan mawar di atas pusara jiwa

Tidak ada komentar:

Pada Langit Jakarta Aku menatap

Langit hempaskan ilusi bersandar pada pundak waktu berbicara pada bayang berserak di luar jendala aku yang hanya kecil terpana pada senj...