""Biarlah hati temukan kata-kata, biarlah kata-kata membentuk sajak ataukah prosa, dan biarkan makna mengalir seiring detik kehidupan""

Jumat, 07 November 2014

aku tahu

memandang deretan lampu memanjang di antara kerlip lalulalang
dan lagilagi kamu menggoda dari balik jendela
berkendara angin kau ketuk jendela
walau aku tiada mengerti makna senyum itu
aku tahu, kau pun merindu

Tidak ada komentar:

Pada Langit Jakarta Aku menatap

Langit hempaskan ilusi bersandar pada pundak waktu berbicara pada bayang berserak di luar jendala aku yang hanya kecil terpana pada senj...