""Biarlah hati temukan kata-kata, biarlah kata-kata membentuk sajak ataukah prosa, dan biarkan makna mengalir seiring detik kehidupan""

Sabtu, 17 April 2010

Padamu Mutiara yang Tersembunyi

Kurasakan belai lembut menghembus syahdu
permukaan laut tenang senja itu
sedikit cahaya mengintip di sudut langit
suasana temaram dan tenang menggelayut di pantai senggigi

seharian berpeluh dalam guratan instrumen
tlah sandarkan aku dalam kepenatan
riak kecil gemerisik luluhkan rasa
terhampar terpal biru dalam terpaan senja

mutiara tersembunyi tlah tersingkap
menggeliat dalam desah angin laut
mutiara itu tlah bersinar
mutiara itu tlah bersiap tuk semakin terang

narmada dan gerung tlah kusinggahi
merangkak perlahan bersiap tuk berlari
tangan-tangan berharap tuk besarkan asa
dalam pintalan benang pendidikan

kini mutiara itu menunggu goresan
hingga menjelma mutiara emas
menyinari narmada
menerangi gerung

padamu mutiara yang tersembunyi
pintalah pada tuanmu tuk peduli
hingga kau mandiri menjadi mutiara emas
di lombok barat mendekap harap

Tidak ada komentar:

Pada Langit Jakarta Aku menatap

Langit hempaskan ilusi bersandar pada pundak waktu berbicara pada bayang berserak di luar jendala aku yang hanya kecil terpana pada senj...