""Biarlah hati temukan kata-kata, biarlah kata-kata membentuk sajak ataukah prosa, dan biarkan makna mengalir seiring detik kehidupan""

Sabtu, 03 April 2010

Biduk Kembali berlayar

Biduk tlah kembali berlayar
Kubawa risau dan kuadukan pada awan
gelombang menggulirkan harapan

Tentang asa, rasa dan kerinduan

Biduk tlah kembali berlayar
kulihat secercah cahaya dan terangi jiwa yang meradang
kuhiaskan pada dinding dinding hati
kuarahkan sesekali dengan cemburu dan air mata

Biduk tlah kembali berlayar
bidukku kini sarat akan muatan
terbentuk hasrat tuk mengajakmu bersamaku

aku tak sanggup terombang ambing sendiri

Biduk tlah kembali berlayar
Terguncang keras diterpa gelombang
Tinggalkan cerita dalam sajak kerinduan,
Mengikis gumpalan rasa yang mengakar


Tidak ada komentar:

Pada Langit Jakarta Aku menatap

Langit hempaskan ilusi bersandar pada pundak waktu berbicara pada bayang berserak di luar jendala aku yang hanya kecil terpana pada senj...