""Biarlah hati temukan kata-kata, biarlah kata-kata membentuk sajak ataukah prosa, dan biarkan makna mengalir seiring detik kehidupan""

Selasa, 28 September 2010

Ingin Kusingkap Tabir dalam Sajak Hatimu

aku tahu pendar awan selimuti rasamu
butir bening dibalik wajahmu
ingin kukeringkan satu-satu
ingin kuusir gelisah mendung
dan singkap tabir dalam sajak hatimu
sebab aku ingin menyimpannya dalam sekerat sajak

ada tapak-tapak asa mengandeng pada siluet hari
yang menghangatkan kita
lukisan senyum, renyah candamu
beriku nafas
kusunting sekuntum puisi
untuk semaikan sajak dalam tamanmu
hingga tumbuh kelopak-kelopak rindu
maka terbangkanlah hatimu hari ini padaku

kukabarkan padamu
di sini matahari pun malu tuk menyapaku
seperti hari-hari dalam sajakku di sana
maka hadirlah di setiap detik kerdip mataku
sekedar menyapa sajak-sajakku

2 komentar:

NAN mengatakan...

wah puisinya bagus sekali....
salam kenal...

yusa mengatakan...

hmm ... ternyata memang tidak mudah utk menyingkap rahasia yang tersembunyi di balik hati dan jiwa manusia, ya, aak!

Meruang dalam Dingin Juanda

Hembus mengalun petikan, alunkan syair alirkan makna Hening ruang tunggu terbius merdu nyanyianmu Bukan sosokmu yang membiusku Makna ...