""Biarlah hati temukan kata-kata, biarlah kata-kata membentuk sajak ataukah prosa, dan biarkan makna mengalir seiring detik kehidupan""

Senin, 25 Juli 2011

sepi makin membisu

rembulan sembunyi merangkak tertatih dibalik pekat awan
rintik rinai satu-satu tetap meluruh
aku terpaku disudut ruang, pandang jendela kaku
membisu sepi dan lekang dalam kebisuan

masihkah angin mendayu hingga waktu berpihak pada rindu
sementara sajak masih tetap merangkak dikeyboard
berloncatan dalam layar monitorku dan menyapamu

Tidak ada komentar:

Pada Langit Jakarta Aku menatap

Langit hempaskan ilusi bersandar pada pundak waktu berbicara pada bayang berserak di luar jendala aku yang hanya kecil terpana pada senj...