""Biarlah hati temukan kata-kata, biarlah kata-kata membentuk sajak ataukah prosa, dan biarkan makna mengalir seiring detik kehidupan""

Senin, 28 November 2011

Seikat Sajak Rindu

Ingin kutulis sajak saat 27 nov menyapa
Gerimis senja itu hantarkan seikat sajak rindu
terbungkus diam dalam rerimbun kerinduan tak berucap
kumaknai lentik dipelupuk dan tatapan korneamu,
lekuk senyum dipipimu dan damai bersemai di bibirmu
bisikkan hati tak terucap bagai melodi alam simphoni lalu
seikat sajak untukmu gigilkan ujung malamku jemput pagi menjelang
kulirik kursi disampingku samar kau membayang
begitu deras sajak-sajak rindu meletup menghujani waktu
ingin kutangkap kupu-kupu putih dan kuberikan padamu
ingin kuajak bercanda kepiting-kepiting kecil
sebelum ombak berhenti deburkan riak-riak kecil
menjelma gerimis dan bianglala senja
sapa rindumu membisik mengetuk pintu kusam
mengendara angin menuju tepian kalbu

Tidak ada komentar:

Meruang dalam Dingin Juanda

Hembus mengalun petikan, alunkan syair alirkan makna Hening ruang tunggu terbius merdu nyanyianmu Bukan sosokmu yang membiusku Makna ...