""Biarlah hati temukan kata-kata, biarlah kata-kata membentuk sajak ataukah prosa, dan biarkan makna mengalir seiring detik kehidupan""

Sabtu, 17 Desember 2011

Gerimis dalam Jemari Sajakku

Tersibak wajah lembut di balik buram langit
tirai gerimis merintik satu-satu
kusut membasah mengembun dan menetes
bergelayut manja di ujung rambutmu
Kau sibak gerimis senja itu
jemari pun tutupi dahi tuk lindungi korneamu
dan kulihat aku masih bersemayam di sana
basah gigilkan tubuhmu
setubuhi senja dalam dekapan jemari sajakku

Tidak ada komentar:

Pada Langit Jakarta Aku menatap

Langit hempaskan ilusi bersandar pada pundak waktu berbicara pada bayang berserak di luar jendala aku yang hanya kecil terpana pada senj...