""Biarlah hati temukan kata-kata, biarlah kata-kata membentuk sajak ataukah prosa, dan biarkan makna mengalir seiring detik kehidupan""

Senin, 29 Oktober 2012

Bergelayut pada Reranting Rapuh

Selembar daun keraguan kembali mengering dan
bergelayut pada reranting rapuh
pagi merangkak perlahan diiringi kicau menyayat
memori tumpah meleleh di sudut hati

gurat kenangan kembali menggenang pada kolam luka
tersaji sajak dalam doa bagai tembang lirih menghiba

Tidak ada komentar:

Pada Langit Jakarta Aku menatap

Langit hempaskan ilusi bersandar pada pundak waktu berbicara pada bayang berserak di luar jendala aku yang hanya kecil terpana pada senj...