""Biarlah hati temukan kata-kata, biarlah kata-kata membentuk sajak ataukah prosa, dan biarkan makna mengalir seiring detik kehidupan""

Sabtu, 06 Oktober 2012

Pada Gerimis Senja Awal Oktober

Pandang sayu pada gerimis membadai menjelang senja
adalah dongeng lama yang hadirkan cerita lalu
aku berenang dalam korneamu ditiap rintik satu-satu

tut tut keyboard berirama iringi detik yang berdetak
pada dinding bisu abadikan masa lalu

Kau bukanlah igau bagiku tapi kau adalah irama
menderas seiring waktu
ciptakan nada bersama gemericik, sergap senyum
hadirkan  belahan indah pada ranum pipimu

Ah gerimis
hujan
selalu hadirkan yang lalu
hingga sajak kembli hadirkan cerita baru

2 komentar:

yukez mengatakan...

Gerimis romantis..mengundang luka yang mangais...duhhhh pujaan....hati ini teriris mengingat kau sat berpisah..cucurkan air mata tangis...

Nurhadi,S.Pd mengatakan...

hemmm terlalu vulgar bahasanya kang, masih perlu simbol tau lambang hehe thnks ya kommentnya ayo mn blog dirimu? kasih foto2 manjat gunung kan bagus, buat dong

Pada Langit Jakarta Aku menatap

Langit hempaskan ilusi bersandar pada pundak waktu berbicara pada bayang berserak di luar jendala aku yang hanya kecil terpana pada senj...