""Biarlah hati temukan kata-kata, biarlah kata-kata membentuk sajak ataukah prosa, dan biarkan makna mengalir seiring detik kehidupan""

Minggu, 21 Oktober 2012

Lukisan Lalu

Tatap lukisan lalu berbingkai sajak hati
diammu membisu,
pandangan kosong tanpa makna
tak lagi kulihat aku terlukis dalam korneamu

relung terasa sepi
tipis kabut silaukan tatapanmu
menyerbu rasa tiba-tiba, teriakkan ketidakmengertian ini
kau angkuh dengan sejuta pertanyaan
tidak percaya itu adalah lukisan lalu
akankah panjang  perhentian tanpa sapa ini

Tidak ada komentar:

Pada Langit Jakarta Aku menatap

Langit hempaskan ilusi bersandar pada pundak waktu berbicara pada bayang berserak di luar jendala aku yang hanya kecil terpana pada senj...