""Biarlah hati temukan kata-kata, biarlah kata-kata membentuk sajak ataukah prosa, dan biarkan makna mengalir seiring detik kehidupan""

Rabu, 31 Oktober 2012

Purnama Langit Pasuruan


Bergelut mendung terbirit pada malam yang biru
aku akan biarkan malam tanpa kisah andai purnama tak menembang
aku paksakan mengerti daripada berandai tentang diammu
ribuan kali kuketuk berkali pula kau tusuk

ini entah kali keberapa wajahmu menjenguk, menunduk merenda cahaya menyingkap kisah lama di bawah purnama langit pasuruan
aku ingin sekali masuk pada ruang itu, ingin kubuka cerita itu
kuhapus luka-luka dan kurangkai kalimat baru agar kembali menyatu

bergelut mendung terbirit pada malam yang biru
bahkan purnama tak pernah nikmati cahayanya sendiri
yang aku sembunyikan di setiap relung, kusimpan dan kujaga

ingin kuajak kau duduk di sini, di bawah purnama
lalu kubacakan kembali cerita itu,
agar kau mengerti cerita itu telah kuperbaiki
 Pasuruan, 31 Oktober 2012

Tidak ada komentar:

Pada Langit Jakarta Aku menatap

Langit hempaskan ilusi bersandar pada pundak waktu berbicara pada bayang berserak di luar jendala aku yang hanya kecil terpana pada senj...