""Biarlah hati temukan kata-kata, biarlah kata-kata membentuk sajak ataukah prosa, dan biarkan makna mengalir seiring detik kehidupan""

Minggu, 30 Desember 2012

Agitasi Akhir Desember

Kupu-kupu terluka tertatih dalam temaram senja

"mengapa engkau tidak berkuda dengan pelana emas?"
sapa ngengat

kupu-kupu bersayap putih terpekur dalam gundah
"mengapa engkau tak lagi menyapanya!?"
pekik laron

kupu-kupu kertas itu pun luruh dalam duka,
"Ada hal yang tidak bisa kuungkap, seperti api pada kertas
tentang aku yang bertarung dengan sepi, bertarung dengan luka"

"menatap rindu yang kau ucap, selaksa tusukkan  belati  kata
hingga luka menganga"

kupu-kupu kertas membisu pada kenangan seribu luka


Tidak ada komentar:

Meruang dalam Dingin Juanda

Hembus mengalun petikan, alunkan syair alirkan makna Hening ruang tunggu terbius merdu nyanyianmu Bukan sosokmu yang membiusku Makna ...