""Biarlah hati temukan kata-kata, biarlah kata-kata membentuk sajak ataukah prosa, dan biarkan makna mengalir seiring detik kehidupan""

Senin, 26 Mei 2014

Kutitipkan Padamu Luka ini

sendiri memilah kisah tentangmu
kuserat pada derai daun-daun kehidupan
pagutan angin begitu kuat kecup luka daripada tawa
rintik satusatu nodai kisah anak manusia menyapa tibatiba
menyeruak hingga kembali menganga
berkisah tentang mata, bibir, hati yang tak selalu sama

bibirmu berkata, tapi hatimu bergolak
dan pada matamu aku temukan "kasunyatan"
kau lumuri diri dengan luka,
tuk tanggalkan setandan nyaman,
pada sajak kutitipkan luka setapak.

25052014

Tidak ada komentar:

Pada Langit Jakarta Aku menatap

Langit hempaskan ilusi bersandar pada pundak waktu berbicara pada bayang berserak di luar jendala aku yang hanya kecil terpana pada senj...