""Biarlah hati temukan kata-kata, biarlah kata-kata membentuk sajak ataukah prosa, dan biarkan makna mengalir seiring detik kehidupan""

Sabtu, 12 September 2009

Cinta Ini...Keyakinan Ini....

Malam-malam bagimu tak pernah tua
Sepi-sepi bagimu tak pernah kehilangan maknanya
Pertanyaan terjebak dalam jawaban tak terberi
Dalam buaian takut masih saja engkau tak henti mencari

Bacalah..Bacalah, duhai kekasih hati
Yakinlah dalam segala gundah dan letihnya langkah kaki

Yakinlah Pada-Nya, pemberi nafas dan pengisi nurani..
Sabarlah dalam diammu
Tegarlah dalam senyummu

Wahai kekasih hati,
Sesungguhnya janji-Nya adalah pasti..

Duhai pemilik segala sucinya jiwa
Kau senandungkan dendang munajat cinta
Menyentuh hati-hati manusia
Hingga hidup tak lagi sisakan hampa

Cinta ini, keyakinan ini..
Biarkan mengisi botol-botol anggur hingga suci..
Biarkan merasuk dalam jiwa-jiwa pendengki..
Cinta ini, menyelamatkan manusia di hari akhir ..

Aku pinjam catatan "Kang Ewa"

2 komentar:

pelangi anak mengatakan...

A lovely poem Mas!
Tentang cinta memang gak pernah ada matinya, semakin diexplorasi semakin tak terhingga kisahnya....Thumb up Mas!

Aryo Halim mengatakan...

cinta kepada siapa nih? keluarga? kekasih? atau Tuhan? ya what everlah ya, yg penting mulia niatnya

Meruang dalam Dingin Juanda

Hembus mengalun petikan, alunkan syair alirkan makna Hening ruang tunggu terbius merdu nyanyianmu Bukan sosokmu yang membiusku Makna ...