""Biarlah hati temukan kata-kata, biarlah kata-kata membentuk sajak ataukah prosa, dan biarkan makna mengalir seiring detik kehidupan""

Senin, 14 September 2009

Dalam Diam Aku

Dari manakah harus ku mulai
Ketika kata-kata yang kurangkai
Hanya kata-kata tanpa makna
bagaimana harus kutuangkan sosokmu sajakku
Karena tiap kali kulukis parasmu yang jelita
Otakku beku seketika

beratus sajak bisa kutulis
Seribu kata bisa kutata
Tetapi bukanlah dirimu
Karena keanggunanmu
Bukanlah potongan kata
Yang bisa kurangkai menjadi sajak

Maka biarlah kumaknai kecantikanmu
tanpa kata-kata...
Dan biarlah kupuji keanggunanmu
dengan kebisuan ini...
Karena dalam diam
aku bisa menyatu denganmu

1 komentar:

renoarya mengatakan...

seperti sebuah panah yang mengeniai sasaran pada hati wanita

Pada Langit Jakarta Aku menatap

Langit hempaskan ilusi bersandar pada pundak waktu berbicara pada bayang berserak di luar jendala aku yang hanya kecil terpana pada senj...