""Biarlah hati temukan kata-kata, biarlah kata-kata membentuk sajak ataukah prosa, dan biarkan makna mengalir seiring detik kehidupan""

Rabu, 16 Desember 2009

Entah Pada Siapakah sajak ini kutulis

Akan ke manakah senja melayang
tatkala rintik satu satu nan muram
memecah secercah senyum di balik awan
entah pada siapakah sajak ini kutulis


pekat dalam kabut rindu meradang
terbayang engkau tersenyum sambut korneaku
turun dan berbisik tepat di sampingku

belenggulah seluruh tubuh dan sukmaku
kuingin manja dalam dekap katamu
hingga sajakku dan sajakmu menyatu
dalam goresan dahaga kata kata

Akan ke manakah senja melayang
untuk siapa kata kurangkai hingga sajak
pecahkan bulan dalam dekap ombak
hingga gugurkan hati dalam dahan-dahan kerinduan

Tidak ada komentar:

Pada Langit Jakarta Aku menatap

Langit hempaskan ilusi bersandar pada pundak waktu berbicara pada bayang berserak di luar jendala aku yang hanya kecil terpana pada senj...