""Biarlah hati temukan kata-kata, biarlah kata-kata membentuk sajak ataukah prosa, dan biarkan makna mengalir seiring detik kehidupan""

Selasa, 22 Desember 2009

Pada Gerimis Desember ini

Tersentak aku dari tidur, terkesiap
menyusup perlahan alunan kitab suci
begitu mengalun dari radio tetangga
Aku hanya tertegun, termangu, dan lesu

kupandang jendela tua
berderai korden usang oleh kilatan waktu
murung dan membisu.

membisik angin perlahan,
meluncur dingin dari busur senja
sementara di luar gerimis tetap bergumam
satu-satu menjejakkan kaki ke bumi

perlahan kesenyapan merangkul gelap
menyapaku di buram kaca jendela
entah mengapa
pada gerimis di hari ke 22 ini
aku masih saja merindumu

Tidak ada komentar:

Meruang dalam Dingin Juanda

Hembus mengalun petikan, alunkan syair alirkan makna Hening ruang tunggu terbius merdu nyanyianmu Bukan sosokmu yang membiusku Makna ...