""Biarlah hati temukan kata-kata, biarlah kata-kata membentuk sajak ataukah prosa, dan biarkan makna mengalir seiring detik kehidupan""

Kamis, 24 Februari 2011

awan dilangit pesisir malam ini

aku sembunyi di bawah awan merayap dalam gelap
tanpa lentera purnama, kunang-kunang tertatih
parau gagak dan cericit kelelawar tawarkan senyap
terserak kenangan diantara dedaun melayang
terhembus angin menyisir kata, frasa siluetkan makna

hempas ombak masih sisakan sajak yang belum usai
pesisir ruangkan hamparan lembut tuk tuangkan cerita
merayap awan gelap rangkai alur hingga titik penantian
aku pun terpekur diam hempaskan kata dalam sajak kita

Tidak ada komentar:

Pada Langit Jakarta Aku menatap

Langit hempaskan ilusi bersandar pada pundak waktu berbicara pada bayang berserak di luar jendala aku yang hanya kecil terpana pada senj...