""Biarlah hati temukan kata-kata, biarlah kata-kata membentuk sajak ataukah prosa, dan biarkan makna mengalir seiring detik kehidupan""

Kamis, 10 Februari 2011

Di Pesisir Ini Kembali Kumerindumu

cakrawala merona fajar menjelma
Mengalun suara sukma terhirup aroma nafas berbalut asa
wangi merekah di taman asri
embun gemercik bertabur elegi menyambut hari

Manja menari di sayap kupu-kupu
terbang singkap ujung malam kala mata mulai terjaga
Pesona pagi membahana tersketsa gairah
alunan semayup mengayuh sepanjang takbir terukir doa

Syair perlahan berbisik pada semesta
maha karya sang pencipta dalam lukisan cakrawala
detik menggelinding dalam detak jam dinding
memberi sinergi cerita pada sajak

dingin hempaskan segala kerinduan
meraba jejak perhiasan jiwa
yang lelap bersama sepenggal mimpi

rasa itu kian teduh dalam rindang bersemi
berirama senada nyanyian syahdu
aku pun terpekur pada sajak
di pesisir ini kembali kumerindumu

Tidak ada komentar:

Meruang dalam Dingin Juanda

Hembus mengalun petikan, alunkan syair alirkan makna Hening ruang tunggu terbius merdu nyanyianmu Bukan sosokmu yang membiusku Makna ...