""Biarlah hati temukan kata-kata, biarlah kata-kata membentuk sajak ataukah prosa, dan biarkan makna mengalir seiring detik kehidupan""

Sabtu, 19 Februari 2011

purnama di bulan februari

kutatap langit malam ke 20 di februari ini
lengang dan sunyi di tengah lapang kusandarkan
sekedar mengupas sebuah perjalanan
Kau yang merekah di setiap lelap membenamkan kata
kata yang terukir dalam sajak terboreh sinar purnama

kelopak itu telah merekah seiring benangsari dibuai purnama
bersama awan bak jamur cakrawala dininabobokan angin malam
sajak hanyalah wakil hati tuk habiskan malam bersama purnama


Tidak ada komentar:

Pada Langit Jakarta Aku menatap

Langit hempaskan ilusi bersandar pada pundak waktu berbicara pada bayang berserak di luar jendala aku yang hanya kecil terpana pada senj...