""Biarlah hati temukan kata-kata, biarlah kata-kata membentuk sajak ataukah prosa, dan biarkan makna mengalir seiring detik kehidupan""

Jumat, 18 Februari 2011

diam adalah luka

diam adalah luka
bak anak panah lepas dari gandewa
menancap tajam sesaat setelah tawa
pelangi pun absurd memucat

kupu-kupu itu pun tiada sayap
warna pudar dan tiada melayang

hingga kunang-kunang melata dalam gelap
sepi, sunyi dan diam

kembali aku terdiam
dalam purnama mengembang

Tidak ada komentar:

Pada Langit Jakarta Aku menatap

Langit hempaskan ilusi bersandar pada pundak waktu berbicara pada bayang berserak di luar jendala aku yang hanya kecil terpana pada senj...