""Biarlah hati temukan kata-kata, biarlah kata-kata membentuk sajak ataukah prosa, dan biarkan makna mengalir seiring detik kehidupan""

Jumat, 07 September 2012

Ingin Aku Eja Kembali di Ujung Senja

Kulepas kata dalam sajak hingga terbait makna
melangit cakrawala berpendar merasuk sukma
sejuk berpayung awan berselimut kabut, memucat
menghempas serpihan-serpihan duka

Beribu makna t'lah kau baca
rasa t'lah mati dalam beku egomu
aku punguti makna dari kata yang kutulis
ingin aku eja kembali di ujung senja

Bergelayut manja angin bersulamkan rindu
nada tiada lagi merdu iringi langkahku
sayap itu semakin rapuh tuk terbangkan kupu-kupu putih
hingga aku tak mungkin rebah dibahumu

Kulepas kata dalam sajak hingga terbait makna
kupu-kupu takkan menelusup dalam kepompong
tuk sembunyikan kata untukmu
biarlah kembali kuambil, kurangkai walau duka selalu iringi sajakku

Tidak ada komentar:

Meruang dalam Dingin Juanda

Hembus mengalun petikan, alunkan syair alirkan makna Hening ruang tunggu terbius merdu nyanyianmu Bukan sosokmu yang membiusku Makna ...