""Biarlah hati temukan kata-kata, biarlah kata-kata membentuk sajak ataukah prosa, dan biarkan makna mengalir seiring detik kehidupan""

Minggu, 18 Januari 2009

Derita Si Kecil (Persembahan khusus buat Si kecil di Palestina)







Aku gagap harus bagaimana lagi....
mataku tak lagi bisa sembab apalagi meneteskan
sekedar air..,
Di sana air mata dan darah tlah terlalu banyak tumpah
Si kecil akhirnya kaku dan pucat
dalam senyum keikhlasan

Telingaku tak lagi sanggup dengar teriakan dan
tangisan membahana tiap waktu
Yatim dan piatulah mereka dalam sekejap
bahkan si kecil menjadi korban yang tak pernah lagi
merasakan riang masa kanak-kanak

Bagaimana mungkin tangan-tangan lemah
merangkak tertatih
melawan baja yang beterbangan
dan merayap dengan muntahan api kedzoliman

Masih sanggupkah mendengar
untuk hari-hari depan

untukmu korban palestina
18 januari 2009

2 komentar:

Sawali Tuhusetya mengatakan...

kita hanya bisa berharap turunnya keajaiban, pak didik. semoga anak2 palestina diberikan ketabahan, dan kaum zionis israel segera enyah dihabisin burung2 ababil.

Radith Prawira mengatakan...

Br dgr berita, katanya sebagian kecil tentara israel udah mulai ditarik mundur, dan pos perbatasan udah mulai dibuka, mudah2an bantuan2 pangan dan obat2an menjadi prioritas dibanding senjata.. fokuslah pada korban2 yg ada terlebih dahulu.. amiin.

Pada Langit Jakarta Aku menatap

Langit hempaskan ilusi bersandar pada pundak waktu berbicara pada bayang berserak di luar jendala aku yang hanya kecil terpana pada senj...