""Biarlah hati temukan kata-kata, biarlah kata-kata membentuk sajak ataukah prosa, dan biarkan makna mengalir seiring detik kehidupan""

Selasa, 17 Mei 2011

Di Pesisir kucari Jejakmu

Gerimis senja menyesakkan aroma pesisir
pada tepian aku termangu mengudar cerita lalu
tentang gejolak, tentang kepiting, tentang pasir
celoteh anak nelayan di sudut bangku malu-malu
bahkan tentang pemancing yang dengan gigih bertahan di deras
ombak dan hujaman gerimis

menangkap secercah putih melayang bergerak riang
sepasang kupu kupu putih sudutkan pandangan
kepiting berlari menuju lobang, sang bangau tertegun
pandang bongkahan kayu tertanam entah sejak kapan

suara itu, ya suara hujaman gerimis pada gelombang
semakin iramakan lara mengiris senja ini

di pesisir kali pertama kucari jejakmu
bekas tapakmu pun tak tertinggal larut
terseret ke tengah bersama sampan menari

seperti senja ini luruh jauh entah kemana
lamunan tentangmu, tentang kita dan tentang pesisir
dekap sepi sajak menjemput malam

Tidak ada komentar:

Meruang dalam Dingin Juanda

Hembus mengalun petikan, alunkan syair alirkan makna Hening ruang tunggu terbius merdu nyanyianmu Bukan sosokmu yang membiusku Makna ...