""Biarlah hati temukan kata-kata, biarlah kata-kata membentuk sajak ataukah prosa, dan biarkan makna mengalir seiring detik kehidupan""

Kamis, 05 Mei 2011

Syair dalam Simphoni Luka

pucat rembulan mengambang di atas pohon tua
redup penuh duka semakin kelam
berkeping dalam balutan awan hitam
padahal belum usai sajak kutulis tentangmu

taman itu makin suram
debur ombak pesisir masih mengiang
bersama buai angin pesisir hantarkan malam pada cerita

pucat rembulan mengambang di atas pohon tua
redup suram tanda berduka
lantunkan cerita malam tanpa purnama

rembulan merintih dalam senyum sajak duka
melantun syair simphoni luka
menganga tanpa bisa teriak
suara terkikis kelam di tengah pucat rembulan

Tidak ada komentar:

Pada Langit Jakarta Aku menatap

Langit hempaskan ilusi bersandar pada pundak waktu berbicara pada bayang berserak di luar jendala aku yang hanya kecil terpana pada senj...