""Biarlah hati temukan kata-kata, biarlah kata-kata membentuk sajak ataukah prosa, dan biarkan makna mengalir seiring detik kehidupan""

Kamis, 24 Januari 2013

Mengendap Rasa Tanpa Kerlip

Mimpikah aku di senja yang redup dan pucat ini
suara itu tiba-tiba mengalun menyusup menyulam kata
aku bahkan tak sanggup untuk terus mendengar
kiranya suara itu tlah penjarakan aku dalam duka yang dalam

kususuri setapak dalam angan, kulalui dalam sekejap
semua cerita serpihkan bening-bening itu tanpa sketsa baru
mengendap asa tanpa kerlip bahkan pelangi enggan menyapa,
suara itu melangkah tanpa kerling sekedar menatapku

gemuruh bergejolak mati rasa, desir hati tak mampu maknai sapamu,
hanya desah semakin muram sandarkan mimpi jatuh satu satu

Tidak ada komentar:

Pada Langit Jakarta Aku menatap

Langit hempaskan ilusi bersandar pada pundak waktu berbicara pada bayang berserak di luar jendala aku yang hanya kecil terpana pada senj...