""Biarlah hati temukan kata-kata, biarlah kata-kata membentuk sajak ataukah prosa, dan biarkan makna mengalir seiring detik kehidupan""

Senin, 18 Maret 2013

Malam Berpendar dalam Ghaib Hati

Malam berpendar dalam ghaib hati
bayangan kembali berkelebat di antara rekah awan
berarak terselip siluet sabit bersinar kerlip
bersama kebekuan lesap dalam catatan harian

tereja jiwa lari di sergah mendung
masih ada janji yang mesti ditunggu
parau gagak malam terjemahkan risau

lahirlah kata-kata dari rahim duka
rebah dalam sajak tentang ghaib hati


Tidak ada komentar:

Pada Langit Jakarta Aku menatap

Langit hempaskan ilusi bersandar pada pundak waktu berbicara pada bayang berserak di luar jendala aku yang hanya kecil terpana pada senj...