""Biarlah hati temukan kata-kata, biarlah kata-kata membentuk sajak ataukah prosa, dan biarkan makna mengalir seiring detik kehidupan""

Kamis, 07 Maret 2013

Serupa Ruang Sendukan Kalbu

Ada catatan yang perlu kugaris bawahi dari peristiwa lalu
pada ruang dan waktu
angin menghilang menelusup di sela kabut
dingin masih saja ingatkan, kabut tipis selalu saja sisipkan pesan
di antara pohon cengkeh dan  gemericik bening simphonikan irama hati
kupu-kupu putih mengakrabi senja, bilakah sepi kan menemu sunyi


pada perih kisah sisa kenangan, meranggas senyummu
serupa ruang sendukan kalbu
kurasakan kabut itu tiada lagi berangan
angan t'lah berlalu jauh menelusuri setapak di antara angkuh kelabu
dan gerimis terlalu tajam tasbihkan rintik satu-satu hingga perih terasa

Tidak ada komentar:

Meruang dalam Dingin Juanda

Hembus mengalun petikan, alunkan syair alirkan makna Hening ruang tunggu terbius merdu nyanyianmu Bukan sosokmu yang membiusku Makna ...