""Biarlah hati temukan kata-kata, biarlah kata-kata membentuk sajak ataukah prosa, dan biarkan makna mengalir seiring detik kehidupan""

Senin, 23 Februari 2009

Dukaku Bersama Anakmu

Andai waktu bisa kupilih
hari ini adalah dahulu saat kita menyatu
Andai waktu bisa ku review
hari ini adalah dahulu saat kau tinggalkan aku
Andai saja kau masih ingat hari ini
adalah hari saat kau putuskan masa depan kehidupanmu
Andai saja kamu tahu hari ini merah rona jantungku
kembali berdenyut
Andai saja kamu rasakan apa yang terjadi dengan
biduk di tengah gelombang kemunafikan
tentu kamu tidak akan sebahagia ini
tentu kamu tidak akan bersama dia di sana
tentu kamu tidak akan tersenyum
tapi aku sadar
bahwa kamu memang tidak tercipta untukku
bahwa kamu memang tidak menjadi jodohku
bahwa kamu memang tidak digariskan denganku
saat aku melintas di ujung waktu
terlintas bocah kecil merangkak
terlintas bocah kecil berdiri
dan kulihat bocah itu kini berlari
seperti dulu saat kau tinggalkan
cintamu bersama dukaku
seperti dulu saat kau tinggalkan
aku yang semakin membeku

Tidak ada komentar:

Meruang dalam Dingin Juanda

Hembus mengalun petikan, alunkan syair alirkan makna Hening ruang tunggu terbius merdu nyanyianmu Bukan sosokmu yang membiusku Makna ...