""Biarlah hati temukan kata-kata, biarlah kata-kata membentuk sajak ataukah prosa, dan biarkan makna mengalir seiring detik kehidupan""

Selasa, 20 Juli 2010

Aku Sapa Cinta pada Bayang Semu Wajahmu

Perlahan tertatih nafas ini merangkak dan mengembara
dalam tiap langkah aku tambatkan rasa dalam jiwamu
separuh nafas jiwaku tlah terawan di senyum dan kerling matamu
aku pun coba bertanya saat berkaca di kedua korneamu
adakah aku di kedua matamu

Tak ingin kabut menutup lembut
berharap angin sapu dan singkirkan tirai di dasar jiwamu
hingga terbuka rasamu yang ingin kulihat secara nyata

berkali kucoba hapus dari jengkal langkahku
aku hanya ingin kau bersemayam tidak hanya berhembus

maka aku sapa cinta pada bayang semu wajahmu
pada bayangan yang semakin tersketsa
pada malam yang tak pernah bosan
temani aku dalam sajak-sajakku

Tidak ada komentar:

Meruang dalam Dingin Juanda

Hembus mengalun petikan, alunkan syair alirkan makna Hening ruang tunggu terbius merdu nyanyianmu Bukan sosokmu yang membiusku Makna ...