""Biarlah hati temukan kata-kata, biarlah kata-kata membentuk sajak ataukah prosa, dan biarkan makna mengalir seiring detik kehidupan""

Rabu, 28 Juli 2010

Pesan Hujan pada Angin di Preanger

Mendung berarak di langit preanger

peluk dingin menghimpit tiap waktu

detik jam berkejaran memburu hari

sedangkan tanggal tetap membisu didinding biru

seratus tiga puluh dua jiwa bersatu di preanger

dari penjuru nusantara kau datang


kau tinggalkan mereka yang tlah menyatu dihati

kau tinggalkan mereka yang selalu kau bimbing

kau tinggalkan mereka yang selalu berkeluh kesah

Kulihat tatapan sayu kelelahan dari wajah penuh harap

setelah semalam kau tatap laptop dengan mesra

jari-jari pun menari berlompatan dari tuts tuts keyboard

hingga tersusun bahan ajar yang kan kau persembahkan

untuk anak bangsa dalam wadah PSB-SMA

tetaplah semangat berpegang prinsip dari kita ,

oleh kita, dan untuk kita bersama

agar kita rela berbagi ikhlas memberi


Mendung tetap bergelayut di langit preanger

pesan hujan pada angin, pesan dingin pada peluk

janganlah kau lupa akan sesama

bila esok saat kembali ke tugas utama

sebarkan oleh-oleh yang kau bawa

untuk membesarkan PSB-SMA

untuk kemajuan pendidikan di Indonesia

Tidak ada komentar:

Pada Langit Jakarta Aku menatap

Langit hempaskan ilusi bersandar pada pundak waktu berbicara pada bayang berserak di luar jendala aku yang hanya kecil terpana pada senj...