""Biarlah hati temukan kata-kata, biarlah kata-kata membentuk sajak ataukah prosa, dan biarkan makna mengalir seiring detik kehidupan""

Minggu, 10 Februari 2013

Luka Senja

Redup itu mengerlip
pucat hadir tiap senja tanpa semburat merahmu

aku hanya melihat riak air tak lagi bening
ibarat kaca t'lah retak, tiada sempurna bayang itu

t'lah kukubur duka seiring luka menganga
biarlah senja itu berpijar lara

Tidak ada komentar:

Pada Langit Jakarta Aku menatap

Langit hempaskan ilusi bersandar pada pundak waktu berbicara pada bayang berserak di luar jendala aku yang hanya kecil terpana pada senj...