""Biarlah hati temukan kata-kata, biarlah kata-kata membentuk sajak ataukah prosa, dan biarkan makna mengalir seiring detik kehidupan""

Minggu, 24 Februari 2013

Rindu dalam Tatapan Gelisah di Lorong Langit

Terperangkap rindu dalam tatapanmu
gelisah di lorong langit
pada purnama  meremang

kembali aku renungkan perjalanan panjang yang tak lagi lelap
buaikan mimpi-mimpi tentangmu

berbisiklah, agar kudengar kembali desahmu
singkirkan kabut sepi dan kerudung kerinduan
berbisiklah agar kudengar gelisah malam-malammu
hadirkan senyum menyimpul indah di pipi ranummu

tersihir rindu dalam senyum itu
sendiri gelisah di lorong kehidupan
tebarkan mantra gundah melayang
menuruni lembah relung kalbu 
menyusuri lorong urat nadi

jangan biarkan purnama ini pekat
melayang,  kabarkan
kisah-kisah kelam pada catatan hati

Tidak ada komentar:

Meruang dalam Dingin Juanda

Hembus mengalun petikan, alunkan syair alirkan makna Hening ruang tunggu terbius merdu nyanyianmu Bukan sosokmu yang membiusku Makna ...