""Biarlah hati temukan kata-kata, biarlah kata-kata membentuk sajak ataukah prosa, dan biarkan makna mengalir seiring detik kehidupan""

Jumat, 01 Mei 2009

Sebelum Senja Berganti

Seperti senja

kuberikan mega merah kepadamu

lalu simpanlah dalam lubuk hati

singkapi tabir - tabir langit cerah

belah birunya raih bintang - bintang

Tetesan hujan menyejukan kemarau hati

resah ini kau usap dengan kata

hijau ditaman asmara dan berbunga kasih

merahTeratai kita telah berbunga,

mirip senyuman manis dan tatapan lentik korneamu

ingin kupetik tapi kutakut melukai tangkainya

kehilangan bunga

kemudian melayu bagai tak bernyawa

Beritahu hatimu jangan terlalu lama membeku

dan kosong

disini sekuntum mawar telah kusiapkan

menyambut hangat pelukan dari ceriamu

hanya bunga mawar yang kubawa

dan masa depan adalah mimpi

cepatlah , sebelum senja segera tergantikan

catatan hati sahabatku
bercumbu dengan kata

1 komentar:

Joddie mengatakan...

puisi yang lugas - keras - tapi manis..
cerita.gravis-design.com

Pada Langit Jakarta Aku menatap

Langit hempaskan ilusi bersandar pada pundak waktu berbicara pada bayang berserak di luar jendala aku yang hanya kecil terpana pada senj...