""Biarlah hati temukan kata-kata, biarlah kata-kata membentuk sajak ataukah prosa, dan biarkan makna mengalir seiring detik kehidupan""

Rabu, 20 Juni 2012

Gerimis Luka

Gerimis satu-satu merentas luka
perih dan menganga
gerimis tak seindah senja yang lalu

kurangkai gerimis tuk sketsakan wajahmu
tapi, serangkai kata t'lah buyarkan lukisan puitisku

kupeluk gerimis agar kau menjelma
tapi, berhamburan luka semakin menganga

tak lagi kulihat bayangmu di sela-sela awan berarak
apalagi tuk temukan dekik pipimu

sekerat rindu terkulai lemah
asa kerinduan berbuah manis t'lah pahit tersaji
menggelepar dalam karat yang berkerak

nanar padangku terhimpit gerimis luka
terhempas berselimut bara
sekerat kerinduan terbang tinggal luka terperi
terhujam gerimis kata dalam sajak duka


Tidak ada komentar:

Meruang dalam Dingin Juanda

Hembus mengalun petikan, alunkan syair alirkan makna Hening ruang tunggu terbius merdu nyanyianmu Bukan sosokmu yang membiusku Makna ...