""Biarlah hati temukan kata-kata, biarlah kata-kata membentuk sajak ataukah prosa, dan biarkan makna mengalir seiring detik kehidupan""

Selasa, 26 Juni 2012

Pada Malam Bulan Separuh

malam masih sisakan kekuatan matahari senja yang lalu
malam simpan rapat tatapan korneamu, hingga serupa cerpin dalam korneaku
malam angkuh dalam pekat, remah-remah bulan separuh tersenyum

ingatan tentang senja kembali menggema tiba-tiba terputar kembali
walau rintik satu-satu pelangikan langitku 
jejakmu kian jelas tapaki alur setapak dalam irama sajakku
dalam buai sinar bulan separuh kau pun luruh

isyarat pada kata menuai makna puitis wajahmu
tersenyum dalam simpul indah di pipi ranumu

pada bulan separuh sajakku memanggilmu
pada bulan separuh hadirlah dalam rinduku
pada gigil daun pada ranting kutitipkan salam


Tidak ada komentar:

Pada Langit Jakarta Aku menatap

Langit hempaskan ilusi bersandar pada pundak waktu berbicara pada bayang berserak di luar jendala aku yang hanya kecil terpana pada senj...